Film Patah Hati yang Kupilih Merilis Official Trailer Kisah Cinta Prilly Latuconsina dan Bryan Domani Terhalang Tembok Tinggi Perbedaan
pada tanggal
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Jakarta, 3 Desember 2025 - Sinemaku Pictures merilis official trailer
film drama terbaru berjudul Patah Hati yang Kupilih, menampilkan kisah
cinta beda agama yang menguji perjalanan Prilly Latuconsina sebagai Alya
dan Bryan Domani sebagai Ben.
Alya dan Ben adalah pasangan yang
saling mencintai. Tapi tembok tinggi perbedaan membuat keduanya harus
memilih bertahan dan berjuang, atau akhirnya melepaskan.
Perjalanan
hidup pun membawa Alya bertemu dengan Fadil (Indian Akbar). Fadil hadir
sebagai sosok yang bisa diterima oleh ibu Alya, yang diperankan Marissa
Anita. Namun, di tengah kehidupan baru Alya bersama Fadil yang tengah
menjalin kedekatan, Ben datang kembali dan membuat Alya goyah dengan apa
yang sedang dijalaninya.
Bagaimana Alya dan Ben menghadapi semua
ini? Akankah mereka menemukan jalan kembali, atau justru memilih patah
hati yang mereka yakini sebagai keputusan terbaik?
Disutradarai
oleh Danial Rifki, Patah Hati yang Kupilih diproduseri oleh Umay Shahab,
Prilly Latuconsina, dan Bryan Domani. Film ini dibintangi Prilly
Latuconsina, Bryan Domani, Humaira Jahra, Indian Akbar, Marissa Anita,
Willem Bevers, Halda Rianta, dan Niky Putra.
"Film Patah Hati yang
Kupilih ingin menyoroti tentang sebuah perbedaan yang terhalang oleh
tembok tinggi melalui kisah cinta Alya dan Ben. Dari film ini, kami
ingin memberikan refleksi secara lebih dewasa bagaimana kita menyikapi
perbedaan-perbedaan yang mungkin menjadi tantangan dalam menjalani
hubungan, serta apa yang bisa dilakukan terhadap pilihan, meski, itu
membuat patah hati," ujar pemeran Alya dan produser film Patah Hati yang
Kupilih Prilly Latuconsina.
Sutradara Danial Rifki menambahkan,
cerita di film Patah Hati yang Kupilih memiliki kedekatan bagi banyak
orang. Termasuk dalam menjalani kisah cinta beda agama. Tak jarang, para
pasangan beda agama ini pun berujung pada patah hati karena tembok
tinggi tersebut.
"Perasaan yang ada di film ini adalah perasaan
universal yang hampir dirasakan oleh semua orang, yakni tentang patah
hati. Semua orang pernah merasakan patah hati, dan itu adalah sebuah
pengalaman yang sangat manusiawi. Di film ini, perasaan patah hati itu
lahir dari perbedaan yang dihadapi oleh Alya dan Ben, dan bagaimana
mereka pada akhirnya mengambil sebuah keputusan besar dalam hidup," ujar
sutradara Danial Rifki.
Bryan Domani menambahkan, di film Patah Hati yang Kupilih bukan hanya
perbedaan agama saja yang dihadapi oleh karakter Alya dan Ben.
"Ada
banyak masalah yang dilewati Alya dan Ben. Mulai dari kepercayaan,
restu orangtua, perbedaan tempat tumbuh, hingga visi. Sepanjang film
penonton akan mengikuti perjalanan mereka berdua untuk membuat keputusan
apakah akan tetap berjuang atau mengikhlaskan saja," kata produser dan
pemeran Ben di film Patah Hati yang Kupilih Bryan Domani.
Film
Patah Hati yang Kupilih akan membuat akhir tahun penonton Indonesia
terasa haru lewat perjalanan cinta yang terhalang tembok tinggi Alya dan
Ben. Tonton film Patah Hati yang Kupilih mulai 24 Desember 2025 di
bioskop Indonesia.
Komentar
Posting Komentar