Review Pemikat Jiwa



Saya bisa melihat film ini diproduksi dengan cukup serius oleh Makara Production. Sebagai film bergenre horor, nuansanya sudah terasa melalui tone yang agak warm/earthy sepanjang film...

Dan tema cerita yang diangkat pun juga menarik. Sebagai film bergenre horor, Pemikat Jiwa tidak bercerita tentang teror hantu, atau rumah angker, tapi berangkat dari fenomena sosial yang masih ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat Indonesia, yaitu ilmu pelet...

Bercerita tentang Jay, seorang pemuda yang terobsesi pada Wulan, teman masa kecilnya. Tapi karena sadar bahwa cintanya gak akan mungkin terbalas, dia pun nekat melakukan ritual ilmu pelet tingkat tinggi, agar bisa memiliki Wulan. Meski dia sadar, ilmu itu bisa berujung petaka untuk dirinya maupun Wulan...

Kelebihan film ini juga terlihat dari bintang utamanya Fajar Nugra dan Givina yang terlihat sangat totalitas membawakan perannya. Fajar Nugra yang selama ini dominan berakting dengan peran komedi, atau laki-laki cupu, di sini berhasil keluar dari zona nyamannya. Tampil gahar, bahkan dari sorot matanya saja sudah menakutkan..

Givina yang berperan sebagai Wulan pun terlihat sempurna. Perubahan karakternya dari sosok gadis desa yang lembut dan santun menjadi pribadi yang liar dan menyeramkan terasa halus dan meyakinkan.
Durasi film yang sekitar 80an menit juga membuat cerita terasa lugas, tak bertele-tele. Jumpscare tak berlebihan. Plot twist di akhir cerita tersampaikan dengan jelas.

Satu lagi, film ini diakhiri dengan scoring lagu yang ceria tentang "cinta ditolak dukun bertindak" yang bisa bikin penonton kembali rileks, setelah full tegang menonton film ini...

8,5/10
Review by  Ferdiansyah Fajar

Komentar